Gus Muhaimin Calon Wakil Presiden no 1 Dalam Kampanye Terbuka 2024 Ajak Masyarakat Demi Perubahan Indonesia



Mitraaspirasi || Kab Bandung - Pasangan Presiden dan Wakil Presiden Anies Rasyid Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar (AMIN) melaksanakan kampanye terbuka di Lapangan Sepak Bola Nagreg Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung Jawa Barat, Kamis (8/2/2024) siang.

Pada Pemilu 14 Februari 2024 itu, PKB menang, AMIN menang. Abdul Muhaimin Iskandar pun melaksanakan simulasi pencoblosan surat suara pasangan AMIN dan tanda gambar PKB pada surat suara Pemilu 2024 tersebut. Pasangan AMIN bertekad untuk mewujudkan perubahan nasib rakyat Indonesia.

Sosok Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Gus Muhaimin hadir di tengah-tengah ribuan massa yang memadati lapangan tersebut. Kampanye terbuka Pasangan Anies dan Muhaimin itu dengan tagline “Bandung Ngahiji, AMIN Ngajadi”.

Kehadiran Gus Muhaimin itu disambut Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, dan caleg DPR RI, DPRD Provinsi Jabar dan DPRD Kabupaten Bandung.

Selain itu ribuan kader PKB, relawan, simpatisan maupun masyarakat umum yang menyambut antusias Cawapres Gus Muhaimin tersebut. Pada kesempatan tersebut, Gus Muhaimin menyerukan kepada ribuan masyarakat yang hadir saat itu,untuk datang ke TPS pada Pemilu 14 Februari 2024 dan menentukan pilihannya untuk mendukung pasangan Anies dan Muhaimin.

Gus Muhaimin mengungkapkan bahwa dirinya sering menerima keluhan dari para petani yang menyebutkan pupuk mahal dan sering terjadi kelangkaan. Hal itu disebabkan karena ada pembiaran, sehingga harus ada perubahan.

“Selama 5 tahun, 10 tahun tidak ada yang menangani. Artinya perlu ada perubahan,” kata Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin mengatakan jika pada Pemilu 14 Februari 2024 mendapat kepercayaan dan terpilih pasangan AMIN menjadi Presiden dan Wakil Presiden, pihaknya akan membuktikan kinerjanya. Di antaranya soal pupuk yang tidak ada di kalangan petani.

“Apakah pupuk yang tidak tersedia di petani ini sengaja dibiarkan, karena itu kita akan cek. Kalau memang dihambat oleh mapia, mapianya saat itu juga sikat semuanya,” ucapnya.

Menurutnya, jika pupuk bagi petani itu kurang pabriknya, segera untuk dicari anggarannya. “Kita buat tambahan pabrik pupuk baru. Kalau ada yang memanipulasi, langsung kita slepet mereka yang memanipulasi,” katanya.

Gus Muhaimin bersama Anies Baswedan bertekad tidak akan kompromi jika semua ikhtiar dan usaha industri pembangunan ekonomi yang dihambat kelompok kecil harus di selamatkan. 

“Kita bangun industri yang bagus. Kita buka lapangan pekerjaan dan kita hentikan pengangguran. Kami akan lakukan perubahan. Tujuan kita adalah perubahan untuk membantu dan menolong rakyat, yaitu persoalan pupuk, pengangguran dan pendidikan,” katanya.

Gus Muhaimin mengatakan penyelenggaraan pendidikan harus bermutu, berkualitas dan terjangkau oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Pendidikan baik tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang kaya saja. Semua rakyat harus menikmati pendidikan yang baik dan merata. Sekolah-sekolah kita tumbuhkan, menjadi sekolah yang bermutu,” ujarnya.

Gus Muhaimin pun mengungkapkan jika terpilih pasangan AMIN akan menaikkan dana desa menjadi Rp 5 miliar per desa, dan saat ini Rp 1,2 miliar per desa.

“Syaratnya mudah, kepala desa baik hati dan amanah. Rakyat di desa dilibatkan untuk menikmati dana desa. Dana desa untuk kemakmuran warganya. Anies Muhaimin akan mewujudkan perubahan nasib rakyat kita bersama,” ungkap nya.


Jurnalis "(Yopi)
Editor"Nang obet 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama