Mitraaspirasi || Kab Sumedang - Upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika terus diperkuat. Satuan Pelayanan Penyelenggaraan Gizi (SPPG) Sindangpakuon 2 dan SPPG Kutamandiri 2, yang keduanya berada di bawah naungan Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera, menggelar kegiatan bertajuk Deteksi dan Pencegahan Dini Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang. Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh relawan yang bertugas di kedua dapur pelayanan guna meningkatkan pemahaman sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga integritas pelayanan, Sabtu,(6/6/2026)
Acara ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika/Forkopimcam) serta perangkat pemerintah desa dari dua wilayah administrasi, yakni Kecamatan Tanjungsari dan Kecamatan Cimanggung. Para pejabat yang hadir antara lain Camat Tanjungsari, Camat Cimanggung, Danramil Tanjungsari, Danramil Cimanggung, Kapolsek Tanjungsari, Kapolsek Cimanggung, Kepala Desa Kutamandiri, dan Kepala Desa Sindangpakuon. Kehadiran unsur pimpinan wilayah ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah dan aparat keamanan terhadap pentingnya pembinaan sumber daya manusia di lingkungan pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam sambutannya, Kepala SPPG Sindangpakuon 2 menegaskan bahwa peran relawan sangatlah strategis dan menentukan keberhasilan program pemerintah tersebut. Menurutnya, para relawan adalah garda terdepan yang berinteraksi langsung dalam proses pengolahan hingga penyaluran makanan, sehingga menuntut standar integritas, kedisiplinan, serta kondisi fisik dan mental yang prima.
“Relawan SPPG memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, integritas, kesehatan, dan kedisiplinan harus selalu dijaga. Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya lainnya bukan hanya tugas individu, melainkan perhatian dan tanggung jawab kita bersama demi menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Kepala SPPG Sindangpakuon 2.
Pada sesi materi, seluruh peserta mendapatkan pembekalan mendalam mengenai berbagai jenis narkotika dan obat-obatan terlarang, dampak buruknya terhadap kesehatan tubuh, gangguan pada jiwa dan perilaku, hingga penurunan produktivitas kerja. Selain itu, para relawan juga diajarkan cara mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan, serta langkah-langkah pencegahan yang efektif, baik yang diterapkan di lingkungan kerja maupun di lingkungan masyarakat tempat mereka tinggal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh relawan yang bernaung di bawah Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera tidak hanya semakin paham akan bahaya ancaman narkotika, tetapi juga mampu berperan sebagai agen pencegahan di lingkungan masing-masing. Relawan diharapkan senantiasa menjaga komitmen untuk mewujudkan lingkungan kerja yang profesional, produktif, bersih, dan jauh dari segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme, serta mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh pihak yang hadir. Sinergitas yang terjalin erat antara pengelola SPPG, pihak yayasan, pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, dan pemerintah desa, diharapkan dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. Kolaborasi ini menjadi pondasi penting dalam mendukung upaya pencegahan narkotika sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas di wilayah Kecamatan Cimanggung maupun Kecamatan Tanjungsari.
Editor : Nang obet