
Mitraaspirasi || Kab Sumedang - Pembangunan Tower Pemancar Sinyal (Base Transceiver Station/BTS) yang dilakukan oleh PT. TB di Dusun Cibulakan Girang, RT 02 RW 015, Desa Sindaggalih, Cimanggung telah melalui proses perijinan lingkungan yang lengkap dan sudah menempuh persaratan perijinan sampai tingkat dinas dinas yang terkait dengan bukti bukti yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kegiatan pembangunan ini disambut positif dan sangat dinantikan oleh warga, mengakhiri masa wilayah ini sebagai "blank spot" yang minim akses sinyal telepon dan internet.
Sebelum adanya tower BTS, warga seringkali harus pergi ke bukit atau lokasi terpencil lainnya hanya untuk mendapatkan sinyal yang cukup untuk berkomunikasi. Kini, dengan beroperasinya tower ini, mereka dapat menikmati jaringan telepon dan internet 4G/LTE yang lancar, memudahkan komunikasi dengan keluarga, teman, serta mengakses layanan penting seperti layanan kesehatan dan pemerintahan secara daring.
Akses internet yang memadai diharapkan menjadi katalis bagi kemajuan berbagai sektor di wilayah ini. Mulai dari pemerintahan desa yang dapat meningkatkan pelayanan digital, petani yang bisa mengakses informasi pasar dan teknologi pertanian terkini, hingga pelajar dan mahasiswa yang mendapatkan kemudahan dalam proses pembelajaran daring.
"Sinyal WhatsApp yang dulu sering putus-putus kini bisa digunakan dengan lancar, ini sangat membantu aktivitas sehari-hari kita," ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Ketua RW 015 menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah merespons keinginan warga. "Kami sangat bersyukur karena kebutuhan akan akses sinyal yang selama ini menjadi kendala akhirnya terpenuhi. Proses perijinan juga berjalan sesuai aturan, sehingga pembangunan dapat terlaksana dengan baik tanpa hambatan," ujarnya.
PT. TB ( Tower Bersama ) juga menyatakan bahwa tower BTS yang dibangun telah memenuhi standar teknis dan persyaratan lingkungan untuk memastikan keamanan serta dampak yang positif bagi masyarakat sekitar.
Editor : Nang obet