MITRAASPIRASI || KAB PURWAKARTA - Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran PDI Perjuangan Purwakarta melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2026 di Kantor DPC PDIP Purwakarta.
Di tengah aktivitas organisasi dan politik, sosok Bung Lambert Lilipaly, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Purwakarta, dikenal aktif mendorong kegiatan yang tidak hanya memperkuat soliditas internal, tetapi juga membuka ruang kebersamaan dengan masyarakat.
Sebelumnya, Lambert turut menjadi penggerak kegiatan di tingkat PAC, termasuk turnamen catur antar-ranting dalam rangka Bulan Bung Karno. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai ranting di Kecamatan Purwakarta dan diarahkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus memperkuat kekompakan kader.
Kini, semangat tersebut kembali terlihat dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan donor darah.
Bagi Bung Lambert, kegiatan sosial bukan semata-mata agenda seremonial. Semangat kebersamaan perlu diterjemahkan dalam tindakan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Partai harus hadir bukan hanya ketika momentum politik datang, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan kepedulian dan kebersamaan.”
Pesan tersebut menjadi gambaran bagaimana Lambert berupaya membawa struktur partai agar tetap dekat dengan masyarakat.
Kegiatan donor darah pun memiliki makna sederhana tetapi penting. Setiap kantong darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.
Semangat itu sejalan dengan komitmen Lambert yang sebelumnya disampaikan ketika dipercaya memimpin PAC PDI Perjuangan Kecamatan Purwakarta periode 2026–2031. Saat itu, ia menyatakan akan memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta memastikan keberadaan partai dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
Bung Lambert bukan sekadar berbicara tentang kedekatan dengan rakyat. Ia berusaha membangun kedekatan itu melalui kegiatan, kebersamaan dan kerja nyata di tingkat akar rumput.
Dari ruang konsolidasi hingga kegiatan sosial, pesan yang ingin dibangun cukup jelas: politik tidak harus selalu berbicara tentang kekuasaan.
Politik juga dapat diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong dan kebermanfaatan.
Dari Purwakarta, Bung Lambert bersama jajaran PDI Perjuangan berupaya menjaga semangat sederhana: hadir, bergerak dan bermanfaat untuk rakyat.
Pewarta : Dudi
