Danramil Tanjungsari Apresiasi ​Kepada Pemdes Sukasari Santuni Anak Yatim Jelang Muharram



MITRAASPIRASI || ​SUMEDANG – Konsistensi Pemerintah Desa (Pemdes) Sukasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang dalam menjaga tradisi sosial menuai pujian luas. Langkah mulia Pemdes Sukasari yang kembali menggelar agenda tahunan santunan kepada 30 anak yatim piatu serta doa bersama untuk bangsa pada Senin (15/06/2026), dinilai menjadi teladan nyata bagi tata kelola pemerintahan yang humanis sekaligus refleksi teologis yang mendalam.

​Acara yang digelar dalam rangka menyambut peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, termasuk Camat Sukasari, Kapolsek Sukasari Ipda Pol Yoan, Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan, serta para donatur yang tergerak hatinya untuk ikut berbagi.
​Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukasari, Ibu Nining Marlina, menegaskan bahwa kegiatan peduli sesama ini sudah menjadi bagian penting dari komitmen jajaran pemerintah desa. Meski demikian, ia menaruh harapan besar agar jangkauan manfaat dari program ini bisa terus diperluas ke depannya.

​"Kegiatan ini merupakan kalender tahunan dan kali ini baru 30 orang yang bisa disantuni. Kami berharap di tahun mendatang bisa menyantuni lebih dari 30 orang anak yatim," ungkap Ibu Nining Marlina penuh harap.
​Langkah Pemdes Sukasari yang secara konsisten merangkul anak yatim ini dinilai bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan wujud nyata dalam mengamalkan perintah agama.

Dalam perspektif Islam, tindakan memuliakan anak yatim merupakan benteng agar terhindar dari predikat buruk yang digambarkan dalam Al-Qur'an Surah Al-Ma'un ayat 1-3, di mana Allah SWT memperingatkan dengan keras bahwa orang yang menghardik anak yatim dan enggan memberi makan orang miskin tergolong sebagai pendusta agama.

​Apresiasi mendalam terhadap nilai spiritual dan ketulusan program ini disampaikan langsung oleh Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan. Ia mengaku selalu terharu setiap kali memasuki bulan Muharram karena teringat akan komitmen kuat Ibu Kepala Desa Sukasari beserta seluruh perangkat desanya.

​"Menjelang bulan Muharram, yang paling saya ingat adalah kegiatan di Desa Sukasari. Pasti ada kegiatan yang sangat luar biasa dengan menyantuni anak yatim. Saya sangat terharu dan akan selalu ingat niat baik Ibu Kades Sukasari beserta perangkatnya yang punya inisiasi kegiatan ini," ujar Kapten Inf Agus Hermawan dengan nada emosional.
​Lebih lanjut, Kapten Inf Agus berharap agar kebaikan yang terstruktur ini mampu menginspirasi wilayah lain di Sumedang. "Semoga Allah SWT membalas segala amal baiknya dan bisa jadi teladan oleh pemerintahan desa lainnya," pungkasnya.

​Suasana semakin khidmat saat acara memasuki sesi doa bersama. Di tengah tantangan zaman, doa tulus dari 30 anak yatim yang dipanjatkan bersama jajaran aparatur dan tokoh masyarakat ini diyakini menjadi magnet keberkahan dan penolak bala, tidak hanya bagi warga Desa Sukasari tetapi juga demi kedamaian dan keharmonisan bangsa Indonesia secara luas.
​Kehadiran para tokoh fungsionaris dan donatur swasta dalam acara ini menjadi bukti bahwa inisiatif lokal yang lahir dari ketulusan mampu menggerakkan sinergi kepedulian sosial yang kuat, sekaligus mempererat hubungan antara ulama, umaro (pemerintah), dan masyarakat. 

Indra

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama