MITRAASPIRASI || KAB PURWAKARTA - 23 Oktober 2026, Pembangunan gedung melalui Program Revitalisasi SMK Bhakti Asih Purwakarta Tahun Anggaran 2026 terus berjalan. Selain berorientasi pada peningkatan sarana pendidikan, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek, dengan penerapan alat pelindung diri (APD) bagi para pekerja sesuai arahan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dan Kepala Sekolah, Ibu Ela Meilany, S.E.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, revitalisasi gedung SMK Bhakti Asih Purwakarta memperoleh bantuan dari APBN Tahun 2026 sebesar Rp999.936.000, dengan waktu pelaksanaan selama 112 hari kalender, terhitung sejak 23 Juli hingga 12 November 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan vokasi agar lingkungan sekolah semakin layak dan mampu mendukung kegiatan belajar mengajar.
Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, keselamatan pekerja merupakan aspek yang tidak dapat dipisahkan dari kualitas pembangunan. Penerapan K3 dan penggunaan APD menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja selama proses pembangunan berlangsung.
Sesuai arahan P2SP dan Kepala SMK Bhakti Asih Purwakarta, penerapan keselamatan kerja perlu menjadi perhatian seluruh pihak yang terlibat dalam proyek. Para pekerja diharapkan menggunakan APD sesuai jenis pekerjaan dan potensi risiko di lapangan, seperti helm keselamatan, sepatu pelindung, rompi keselamatan, serta perlengkapan tambahan sesuai kebutuhan pekerjaan.
Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan juga perlu didukung dengan penataan material, pengamanan area konstruksi, penggunaan perancah yang layak, serta pengawasan secara berkala.
Dengan penerapan K3 yang konsisten, pekerjaan diharapkan dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan sesuai dengan standar keselamatan konstruksi.
P2SP memiliki peran penting dalam pelaksanaan pembangunan satuan pendidikan, termasuk memastikan kegiatan berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan program. Sementara itu, pihak sekolah berkepentingan agar proses revitalisasi dapat mendukung peningkatan fasilitas pendidikan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketertiban lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Ibu Ela Meilany, S.E., revitalisasi SMK Bhakti Asih Purwakarta diharapkan dapat menghasilkan fasilitas yang bermanfaat bagi peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh warga sekolah.
Koordinasi antara P2SP, pihak sekolah, dan pelaksana konstruksi menjadi salah satu unsur penting untuk memastikan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, dan target waktu pelaksanaan mendapatkan perhatian secara seimbang.
Informasi pada papan proyek mencantumkan nilai bantuan sebesar Rp999.936.000 yang bersumber dari APBN Tahun 2026. Adapun jadwal pelaksanaan direncanakan berlangsung selama 112 hari kalender, mulai 23 Juli sampai 12 November 2026.
Pencantuman informasi tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui identitas kegiatan dan sumber pendanaannya. Transparansi ini perlu diiringi dengan pengawasan terhadap mutu material, kesesuaian spesifikasi teknis, serta penggunaan anggaran sesuai peruntukannya.
Masyarakat juga diharapkan dapat turut memberikan perhatian terhadap hasil pembangunan agar fasilitas yang dihasilkan benar-benar menunjang kebutuhan pendidikan.
Revitalisasi SMK Bhakti Asih Purwakarta bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik gedung, tetapi juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih memadai.
Penerapan K3, kedisiplinan penggunaan APD, pengawasan pekerjaan, dan keterbukaan informasi merupakan unsur yang perlu berjalan beriringan selama proyek berlangsung.
Dengan komitmen seluruh pihak, pembangunan ini diharapkan dapat diselesaikan sesuai jadwal, memenuhi persyaratan mutu, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan pendidikan vokasi di Kabupaten Purwakarta.
Pewarta : ( Dudi )


