MITRAASPIRASI || KAB PURWAKARTA - di Kp. Ciloa RT 03/RW 07, Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta. Di lokasi inilah, UPTD SDN 3 Tegal Datar (Raden Mas Said) tengah melangkah mantap menuju era baru kualitas sarana pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan bernilai Rp 1.010.731.063 dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Di balik proyek bernilai strategis ini, tersirat komitmen besar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD Dasmen.
Namun, kunci utama keberhasilan di lapangan berada di tangan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN 3 Tegal Datar di bawah kepemimpinan visioner Kepala Sekolah, Ibu Lilis Ratnasari, S.Pd.
Kepemimpinan Berintegritas: Transparansi Tanpa Kompromi
Di bawah komando Ibu Lilis Ratnasari, S.Pd., pelaksanaan revitalisasi selama 120 hari ini dijadikan percontohan tata kelola yang bersih dan akuntabel. Prinsip keterbukaan publik dijunjung tinggi—terbukti dari terpasangnya papan informasi proyek secara transparan di areal sekolah.
"Bagi kami, amanah anggaran negara sebesar Rp 1,01 miliar ini bukan sekadar angka, melainkan tanggung jawab moral demi masa depan anak-anak di Desa Tegaldatar," ujar Ibu Lilis.
Langkah P2SP makin solid dengan adanya sinergi dan pendampingan dari aparat penegak hukum. Secara tegas, pengerjaan proyek ini berjalan di bawah pengawasan langsung Kejaksaan dan Kepolisian.
Pengawasan melekat ini memberikan jaminan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar terwujud dalam bentuk bangunan yang kokoh, presisi, dan sesuai petunjuk teknis (Juknis).
Pelaksanaan Profesional: Menjunjung Tinggi Standar K3 dan APD
Hal yang paling menonjol dari pengerjaan fisik di SDN 3 Tegal Datar adalah kedisiplinan para tenaga kerja di lapangan.
P2SP tidak hanya mengejar ketepatan waktu, tetapi juga sangat memprioritaskan keselamatan jiwa melalui penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara ketat.
Di area pengerjaan renovasi bangunan, seluruh pekerja diwajibkan dan disiplin mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap—seperti helm keselamatan, sarung tangan kerja, hingga perlengkapan pengaman kerja di ketinggian.
"Pembangunan yang hebat adalah pembangunan yang tidak membiarkan satu pun pekerjanya dalam bahaya.
Penerapan K3 dan penyediaan APD lengkap adalah standar wajib yang kami tetapkan bersama P2SP," tambah Ibu Lilis dengan penuh penekanan.
Mendedikasikan Masa Depan Cerah bagi Anak Bangsa
Dengan perpaduan kepemimpinan yang tegas, tata kelola P2SP yang patuh regulasi, serta kedisiplinan K3 yang tinggi, revitalisasi SDN 3 Tegal Datar menjadi bukti nyata bagaimana program pemerintah dapat dieksekusi dengan sangat istimewa di tingkat tapak.
Bangunan gedung yang makin representatif ini siap menyambut para murid dan guru dalam suasana belajar yang jauh lebih aman, nyaman, dan menginspirasi.
Warga Desa Tegaldatar dan jajaran pendidikan Kecamatan Maniis pun mengapresiasi tinggi dedikasi sekolah yang berani menetapkan standar mutu tanpa kompromi.
Pewarta : ( Dudi )


